Para jurnalis menyoroti pentingnya kehadiran regulasi khusus yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi profesi guru. Seperti adanya Undang-Undang Pers yang memastikan setiap sengketa diselesaikan melalui mekanisme di Dewan Pers, tidak langsung memasuki ranah hukum. Dari kondisi tersebut, muncul pertanyaan mengapa profesi guru yang memegang peranan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia belum memiliki payung hukum serupa, sehingga berbagai persoalan sering kali langsung diselesaikan secara hukum tanpa adanya proses pemeriksaan dan pendampingan dari pihak internal pendidikan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Muhfidz, selaku Ketua Panitia, dalam kegiatan HUT ke-9 Faktual Media yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang pada Kamis (6/11). Acara ini turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Jombang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, serta tamu undangan dari kalangan media dan pegiat pendidikan.

Dalam sambutannya, Redaktur Faktual Media tersebut menegaskan bahwa isu mengenai Undang-Undang Perlindungan Guru perlu mendapatkan perhatian serius di tingkat daerah. Ia menyampaikan bahwa perlindungan terhadap tenaga pendidik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat, termasuk media. “Guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Media harus hadir sebagai mitra yang memperjuangkan hak, martabat, dan kehormatan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi guru serta peran media dalam memperkuat ekosistem pendidikan. Ia menekankan bahwa guru memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. 

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan dan pemberdayaan guru. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi pembentuk masa depan Jombang,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah berharap media dapat menjadi mitra dalam menghadirkan informasi yang mendidik, mencerahkan, dan mendorong optimisme di tengah masyarakat.

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang pada acara tersebut turut mencerminkan dukungan terhadap sinergi antara dunia pendidikan dan media lokal. Pemilihan Gedung Kesenian sebagai lokasi kegiatan menjadi simbol penguatan unsur kebudayaan sebagai bagian integral dari pembangunan pendidikan di Kabupaten Jombang.

Melalui momentum HUT ke-9 ini, Kelompok Faktual Media menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi yang positif, edukatif, dan berimbang, khususnya dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di Kabupaten Jombang. (hes)