Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (21/11), bertempat di SMP Negeri 1 Jombang, dengan diikuti sebanyak 50 peserta yang merupakan guru-guru potensial dari berbagai satuan pendidikan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Dra. Wor Windari, M.Si, didampingi Sekretaris Dinas, Abdul Majid, S.Psi., M.M.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas menegaskan bahwa peningkatan kapasitas calon kepala sekolah menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pendidikan di Kabupaten Jombang.
“Kepala sekolah bukan hanya pemimpin administratif, tetapi agen perubahan di satuan pendidikan. Karena itu, calon pemimpin sekolah harus dibekali kompetensi manajerial, sosial, dan kepemimpinan yang kuat agar mampu membawa sekolah menuju mutu yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Dinas juga menambahkan bahwa diklat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan pemimpin sekolah yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan pendidikan di era sekarang.

Pelatihan ini menghadirkan empat narasumber profesional di bidangnya, yaitu Dr. H. Subandi, M.M., Agus Rohmani, S.Kom., M.A., Alex Arifiansyah, S.E., serta Catur Gunawan, S.Pd. Keempatnya memberikan penguatan komprehensif bagi para bakal calon kepala sekolah melalui rangkaian materi yang saling melengkapi. Materi yang disampaikan meliputi kepemimpinan visioner, penguatan manajemen sekolah, transformasi digital dalam tata kelola pendidikan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efektivitas layanan belajar. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendalaman mengenai pengelolaan keuangan sekolah yang akuntabel dan transparan, perencanaan anggaran sesuai regulasi, serta penguatan karakter kepemimpinan, termasuk kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan, dan penyelesaian masalah secara profesional.
Dengan susunan materi tersebut, pelatihan diharapkan mampu membentuk calon kepala sekolah yang unggul, adaptif, dan siap memimpin satuan pendidikan secara efektif.
Kegiatan yang akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 31 November 2025 ini berlangsung secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, serta simulasi pemecahan masalah yang memungkinkan peserta mengasah kemampuan praktis para peserta. Dengan pelatihan ini, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diterima secara efektif ketika nantinya menjabat sebagai kepala sekolah. (hes)